SURAKARTA – Sebanyak 26 siswa TK BIAS Surakarta dan Klaten berkunjung ke Laboratorium Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), pada Jumat (3/3/2023). Kunjungan mereka kali ini untuk belajar teknologi komunikasi khsususnya proses rekayasa video dan penyiaran radio.

Sisi pertama para siswa dikenalkan penggunaan green screen untuk merekayasa sebuah background video. Satu persatu siswa diminta berdiri di area green screen, kemudian operator merekayasa supaya siswa tersebut terlihat terbang di atas awan. Berbagai kostum superhero juga diperagakan oleh para siswa.

Ketua Prodi Ilmu Komunikasi UMS, Sidiq Setyawan, S.I.Kom., M.I.Kom. merasa senang dengan kedatangan para siswa tersebut. Menurutnya kerjasama semacam ini sangat positif untuk pendidikan anak. Sehingga anak bisa memahami bahwa adegan dalam film manusia bisa terbang, mengeluarkan cahaya dari dalam tubuhnya, itu semua adalah rekayasa.

“Dangan dikenalkan tentang proses rekayasa sebauh video, diharapkan siswa bisa mencerna dengan baik, bahwa apa yang mereka lihat selama ini dalam film atau sinetron, itu sudah melalui hasil editing,” ungkapnya.

Selain itu, Sidiq Setyawan menjelaskan kerjasama ini sebagai salah satu wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian. Lebih dari itu, kerjasama ini untuk meningkatkan rekognisi masyarakart terhadap Prodi Ilmu Komunikasi UMS.

“Ini sebagai salah satu penigkatan rekognisi masyarakat terhadap kami (Prodi Ilmu Komunikasi UMS), dan laboratorium yang kami punya ini tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa, tapi sampai pada masyarakat luas,” pungkasnya.

Selesai dari pengenalan green screen, para siswa melakukan simulasi menjadi penyiar radio. Hal ini untuk mengenalkan radio sebagai salah satu media massa kepada anak.

Dari awal hingga akhir siswa belajar di laboratorium ilmu komunikasi, mereka terlihat antusias mempelajari teknologi komunikasi yang ada di laboratoriun Ilmu Komunikasi UMS. (Risqi Sonjaya)

[envira-gallery id=”2574″]

SURAKARTA – Program Studi Ilmu Komunikasi FKI UMS ikut serta dalam Rapat Tinjauan Manajemen (RTM), pada Sabtu (14/1/2023) di ruang sidang FKI. RTM tersebut diselenggarakan oleh Gugus Penjaminan Mutu (GJM) FKI UMS per semester sekali.

Pada rapat tersebut, pimpinan dari Prodi Ilmu Komunikasi memaparkan hasil capaiannya selama satu tahun terakhir.

Hasil evaluasi dosen mengajar memperlihatkan trafic yang naik dari semester gasal ke genap di Tahun ajaran 2021/2022.

Komponen paling tinggi yang berhasil dicapai yaitu pada aspek materi perkuliahan. Dimulai pada semester gasal TA 2021/2022 mendapat score 3.1593, kemudian pada semester genap naik menjadi 3.2079.

Hal ini menunjukkan bahwa bobot materi sudah dianggap baik oleh para mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UMS.

Kemudian untuk komponen tingkat kepuasan mahasiswa terhadap kegiatan belajar mengajar juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dimulai semester gasal mendapat skor 3.1473, kemudian pada semester genap mengalami kenaikan menjadi 3.1969.

Dari awal hingga akhir rapat, setiap struktural baik dari level fakultas hingga prodi mengikuti rapat dengan antusias. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan prodi terhadap mahasiswa. (Risqi Sonjaya)

SURAKARTA – Prodi Ilmu Komunikasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerjasama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Cabang Surakarta melakukan pitching branding UMKM, pada Kamis (5/1/2023) di Auditorium Moh Djazman UMS.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu luaran dari mata kuliah “Branding” yang ada di Prodi Ilmu Komunikasi UMS.

Dosen mata kuliah tersebut, Fasichah Tia Nur, M.I.Kom., menyebutkan ada 6 kelompok mahasiswa yang memaparkan ide strategi brandingnya dalam mendampingi UMKM.

Setiap presentasi dari mahasiswa, akan diuji oleh 4 panelis dari para pengurus HIPMI Cabang Surakarta yang memiliki pengalaman dalam dunia bisnis.

“Saya berharap kolaborasi ini mampu memperkuat perekonomian masyarakat,” ujar Vava, sapaan akrabnya.

 

Selanjutnya, dari 6 kelompok akan terpilih 3 kelompok yang berhak mendapatkan biaya pendampingan UMKM, masing-masing sebesar Rp2 juta.

Sementara Kaprodi Ilmu Komunikasi UMS, Sidiq Setyawan, M.I.kom., mengatakan kerjasama antara Prodi Ilmu komunikasi UMS dengan HIPMI, diharapkan bisa menumbuhkan minat mahasiswa untuk berwirausaha.

“Teman-teman mahasiswa kemudian bisa belajar berbisnis dan nantinya akan didampingi oleh para praktisi dari HIPMI,” ungkapnya.

Ketua HIPMI Cabang Surakarta, Guruh Adi Novianto memberikan motivasi kepada para mahasiswa untuk berwirausaha. Menurutnya, jika ingin menjadi pengusaha, maka harus siap dengan ketidaknyamanan.

“Karena menjadi pengusaha harus mau keluar dari zona nyaman. Sehingga akan terbentuk mental pengusaha yang tangguh,” ujar Guruh.

Tak lupa, Guruh juga berpesan, salah satu hal penting untuk mengembangkan sebuah usaha yaitu diperlukannya kolaborasi.

“Maka dari itu, HIPMI kali ini mengangkat sebuah tema Perkuat kolaborasi, bangkitkan ekonomi. Salam pengusaha pejuang, pejuang pengusaha” tandasnya.

Berjalannya sesi pitching branding, dimoderatori langsung oleh Sidiq Setyawan. Saat proses pitching berlangsung, terdapat 4 panelis yang memberikan tanggapan kepada kelompok mahasiswa.

Adapun keempat panelis tersebut antara lain:
1. Astrid Widayani, Caketum HIPMI Surakarta
2. Rosanto Adi, Caketum HIPMI Surakarta
3. Respati Ardi, Caketum HIPMI Surakarta
4. Fasichah Tia Nur, Dosen & Praktisi Branding.

Sementara untuk daftar kelompok yang melakukan pitching sebanyak 6 tim, antara lain:
1. Kelompok Cireng Berkah
2. Kelompok Pisang Tanduk
3. Kelompok Wedangan Mbah Wir
4. Kelompok Sweetycake.byl
5. Kelompok Es Tiptop
6. Kelompok alfabet.juice

Proses pitching berlangsung sangat menarik. Setiap kelompok berusaha meyakinkan panelis bahwa gagasan kelompoknya adalah yang terbaik.

Setelah dilakukan pitching branding, munculah 3 kelompok terpilih yang menjadi pemenang dan mendapatkan dana pendampingan UMKM, yaitu:

1. Pisang tanduk – Brandpanther
2. Wedangan mbah wir – Adhinata.co
3. Alfabet.juice – 777

Perwakilan dari kelompok Pisang Tanduk, yaitu Amelia Putri Nurfadila, menyebutkan kegiatan pitching kali ini sangatlah menyenangkan. Bahkan dirinya terkejut kelompoknya bisa menjadi salah satu pemenang.

Amelia merasa bangga menjadi bagian dari Prodi Ilmu Komunikasi UMS karena program-program bagi mahasiswa sejenis ini dianggap sangat positif.

“Kalau bukan kelas Miss Vava (Dosen pengampu), sepertinya saya ngga mungkin sampai di sini. Keren bgt Ilkom & Miss Vava bisa merealisasikan acara seperti ini. Bangga dan bersyukur banget jadi bagian Ilkom UMS,” ungkap Amelia.

Amelia berharap semoga kegiatan semacam ini akan diselenggarakan kembali. “Semoga kedepannya akan ada lagi acara-acara seperti ini. Karena bisa memberikan pengalaman dan ilmu yang luar biasa untuk mahasiswa yang terlibat. Sukses terus untuk Ilkom UMS,” harapnya.

Ulivia Febrianti selaku asisten dosen sekaligus panitia berharap ke depan mahasiswa Ilmu Komunikasi UMS lebih tertarik dengan mata kuliah Branding. Menurutnya luaran mata kuliah tersebut sangat bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat.

“Kedepannya mata kuliah branding makin disukai oleh mahasiswa (walaupun keliatannya berat) dan berdampak baik kepada mahasiswa maupun masyarakat atas program ini,” ujar mahasiswi Ilmu Komunikasi UMS semester 7 tersebut. (Risqi Sonjaya)

SIDOARJO – Silaturahmi Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (APIK PTMA) selesai digelar. Kontingen Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil membawa pulang banyak prestasi.

Silat APIK PTMA 2022 diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo selama dua hari, yaitu hari Senin hingga Selasa, 19-20 Desember 2022.

Mahasiswa dari Prodi Ilmu Komunikasi UMS yang mengikuti kegiatan tersebut pulang dengan membawa sederet prestasi. Di antaranya Toyib Alwi Arahmad, keluar sebagai Juara 1 kategori Lomba TikTok.

Begitu pula, lomba Public Relations, mahasiswa Ilmu Komunikasi UMS sukses meraih juara 1, atas nama Ulivia Febrianti. Masih kategori yang sama, juara 2 juga dimenangkan oleh Rani Puspitasari.

Sementara kategori lomba fotografi, Ilkom UMS juara terbaik 3, diraih Fahmi Ilham Burhanudin.

Kemudian untuk kategori Penulisan Artikel Ilmiah, 2 mahasiswa Ilmu Komunikasi UMS meraih predikat sebagai paper terbaik. Dua mahasiswa tersebut atas nama Arnold Andika M.Y dan Ghiffari Adam.

Ketua Prodi Ilmu Komunikasi UMS, Sidiq Setyawan, M.I.Kom., mengatakan ajang Silat APIK PTMA kali ini sebagai media silaturahmi dan unjuk kemampuan mahasiswa di bidang Ilmu Komunikasi.

“Ajang Silat APIK PTMA kali ini merupakan wujud silaturahmi dan unjuk kemampuan mahasiswa di bidang Ilmu Komunikasi,” ungkapnya. (Rizky/humas)