SOLO – Pada Selasa (15/9/2020) Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapatkan akreditasi A berdasarkan Keputusan BAN-PT No. 5495/SK/BAN-PT/Akred/S/IX/2020. Proses akreditasi tersebut telah dilakukan secara daring melalui aplikasi zoom pada Senin – Selasa, (7-8/9/2020).

Menurut Dekan FKI, Nurgiyatna, M.Sc., Ph.D. peringkat akreditasi A yang diperoleh Prodi Ilmu Komunikasi merupakan pengakuan BAN-PT sebagai representasi pengakuan pemerintah atas kinerja seluruh civitas akademika Prodi Ilmu Komunikasi yang dinilai sangat baik. Nurgiyatna juga menyampaikan rasa syukur dan selamat kepada seluruh civitas akademika Prodi Ilmu Komunikasi.

Akreditasi A merupakan amanah agar Prodi Ilmu Komunikasi benar-benar memberikan kualitas terbaik dalam pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi, yaitu dalam penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Untuk itu Prodi Ilmu Komunikasi perlu terus meningkatkan kualitas dan kinerjanya dengan program-program pengembangan yang kreatif dan inovatif, sehingga selalu dapat menyesuaikan dengan perkembangan IPTEKS,” kata Nurgiyatna.

Prodi Ilmu Komunikasi tidak hanya dituntut untuk dapat mengikuti perkembangan, tapi juga dituntut untuk dapat memberikan arah perubahan dengan berlandaskan pada nilai-nilai islam yang berkemajuan. 

Dihubungi via WhatsApp, Nurgiyatna berharap dengan diraihnya peringkat akreditasi A, civitas akademika Prodi Ilmu Komunikasi semakin semangat dalam meningkatkan kinerjanya. 

“Bukan semata-mata berorientasi pada peringkat akreditasi, tapi lebih berorientasi pada niat dan tekad memberikan kinerja yang terbaik sebagai bentuk kontribusi bagi kebaikan dan kemajuan bagi masyarakat luas berlandaskan nilai-nilai keislaman, dengan bismillah semata-mata mengharap Ridha Allah,” harapnya.

Sementara itu, Dian Purworini selaku Kepala Program Studi (Kaprodi) Ilmu Komunikasi menyatakan perasaan bahagia karena doa dan usaha diridhoi oleh Allah. Menurutnya tujuan diadakannya akreditasi  adalah untuk menjamin program studi sesuai dengan kriteria yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi. 

Selain itu, Dian berharap prodi Ilmu Komunikasi semakin berkualitas dan dapat mencapai target yang ditetapkan. Untuk meningkatkan kualitas dan mempertahankan akreditasi, prodi Ilmu Komunikasi kini tengah mempersiapkan akreditasi dengan 9 standar baru dan melakukan perbaikan, salah satunya yaitu menambah dosen baru. 

“Saat ini sudah mulai mempersiapkan diri untuk persiapan akreditasi 9 standar dan memperbaiki poin perbaikan sesuai dengan yang disarankan asesor,”ungkapnya.

Demi kelancaran jalannya proses akreditasi, Prodi Ilmu Komunikasi telah melakukan persiapan sejak Oktober 2018. 

Dihubungi via WhatsApp, Vega Chrisdana salah satu mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi mengatakan, bahwa bersyukur, senang dan bangga atas diraihnya akreditasi A. Yang mana nantinya ketika lulus akreditasi prodi penting digunakan sebagai pertimbangan dalam mencari pekerjaan. Walaupun PTS dan usia prodi Ilmu Komunikasi terbilang muda, namun sudah mampu mendapatkan nilai A.

Dalam prosesnya, Vega menceritakan kontribusi dan pengalaman yang didapatkannya saat bergabung dalam tim selama 3 bulan lebih.

“Untuk kontribusi sendiri, mungkin cuma bantu sedikit dari sekian banyak berkas yang perlu dilampirkan ya. Kami mahasiswa hanya meluangkan waktu, tenaga dan pikiran kami saja, menunggu instruksi para dosen, mau minta tolong apa. Ibaratnya perjuangan akreditasi ini kalau tidak salah 2-3 tahun lalu sudah mulai dikerjakan. Dan kami mahasiswa yang tergabung dalam tim hanya membantu selama 3 bulan lebih sedikit,” jelasnya.

Vega menambahkan kesannya dalam mengikuti persiapan akreditasi, “Dari pengalaman ini, saya menjadi lebih kenal dekat dan akrab dengan para dosen. Dan cukup senang juga, sih. Soalnya bisa aktif lagi produktif di kampus,”tambahnya.

Selain itu, Vega juga menambahkan pesan untuk mahasiswa, apabila mereka mendapatkan kesempatan untuk membantu kampus atau prodi, maka lebih baik ambil kesempatan tersebut. Karena nantinya kita akan mendapatkan pengalaman yang hanya dirasakan oleh beberapa mahasiswa beruntung. (Tryvenya)

 

 

Ilmu Komunikasi-UMS. Sebagai bagian dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah, Prodi Ilmu Komunikasi UMS mempunyai kewajiban untuk menjalankan catur darma pendidikan yang diantaranya adalah pengabdian kepada masyarakat serta penguatan Al Islam dan Kemuhammadiyahan. Sejalan dengan hal tersebut, pada 17 Juli 2020, salah satu dosen Ilmu Komunikasi, Agus Triyono, M.Si menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada sekolah yang tergabung di PCM Jebres, Kota Surakarta.

Acara yang bertajuk “Peningkatan Kapasitas Humas Sekolah di Amal Usaha Muhammadiyah Cabang Jebres dilaksanakan di Aula SD Muhammadiyah 8 Surakarta dan diikuti oleh 15 guru. Menurut Mulyono, S.Pd selaku Humas SMP Muhammadiyah 7, acara seperti ini sangat penting bagi pengembangan amal usaha, khususnya di Wilayah Jebres. Apalagi dimasa pendemi seperti ini, sekolah dihadapkan pada tantangan yang luar biasa.

Pada kegiatan kali ini Agus Triyono, selaku pelaksana, memberikan penjelasan yang mengenai pentinya humas bagi sebuah Lembaga. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Humas disini bukan hanya struktur tapi juga fungsional.  Namun, pada bagian lain, beberapa Lembaga masih menganggap remeh peran dari humas dalam melakukan komunikasi baik dengan pihak internal maupun eksternal.

Dalam pelatihan ini, pelaksana juga melakukan simulasi tentang bagaimana membuat press release untuk sebuah kegiatan. Di era serba digital seperti ini, penggunaan media sosial dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan citra dan reputasi Lembaga. Sarana yang bisa dipakai dapat berupa Facebook, Instagram maupun Youtube.

Salah seorang peserta, Latif menyampaikan bahwa acara seperti ini sangat penting bagi pengembangan sekolah dan berharap tidak hanya sekali diselenggarakan.”Acara seperti tentunya sangat memberi manfaat kepada kami. Banyak hal-hal baru yang bisa kami dapatkan dan tentunya semuanya dalam rangka memajukan sekolah khususnya dibawah  naungan Persyarikatan Muhammadiyah”.

Berikut merupakan panduan serta beberapa informasi mengenai pelaksanaan e-UAS Semester Genap 2019-2020 Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[pdf-embedder url=”http://komunikasi.ums.ac.id/wp-content/uploads/sites/83/2020/07/Petunjuk-eUAS.pdf” title=”Petunjuk e-UAS Semester Genap 2019-2020 Program Studi Ilmu Komunikasi”]

Pada masa pandemic Covid-19 ini seluruh kegiatan mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dilakukan secara daring. Tidak terkecuali kegiatan “Lomba Menulis #WriteFromeHome” yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMAKOM) UMS yang berkolaborasi dengan Program Studi Ilmu Komunikasi UMS. “Lomba Menulis #WriteFromHome” adalah sebuah ajang perlombaan essay tingkat universitas untuk para mahasiswa aktif UMS agar dapat memunculkan ide serta gagasan tentang melawan pandemi COVID-19  serta kehidupan Ramadhan saat pandemi COVID-19.

Perlombaan ini dilaksanakan dalam dua tahap, tahap pertama yaitu pendaftaran dan pengumpulan karya yang di buka selama 18 hari (14/5 – 1/6/2020). Selanjutnya tahap kedua yaitu penjurian dan pemenang yang diumumkan pada Jum’at (5/6/2020). Terdapat beberapa kriteria dalam penjurian, di antaranya kesesuaian karya dengan tema, ide dan orisinalitas, kreativitas dan kualitas konten, serta tata bahasa. Penjurian dilakukan secara objektif oleh dosen Prodi Ilmu Komunikasi UMS, Yanti Haryanti, MA.

Kegiatan ini diikuti oleh 17 peserta yang berasal dari Prodi Ilmu Komunikasi, Informatika, Farmasi, Gizi, dan Teknik Industri. Lomba Menulis #WriteFromeHome tersebut dimenangkan oleh tiga orang peserta terbaik. Juara pertama dengan judul “Siapa yang Bisa Diandalkan?” di raih oleh Santika Rahma Gintari, juara kedua dengan judul “Gerak Nurani dalam Keterbatasan Sosial” di raih oleh Syifa Al-Hanniah, dan juara ketiga dengan judul “Empati Dibalik Pandemi” di raih oleh Hubbib Hunafa. Ketiga pemenang tersebut mendapatkan hadiah berupa uang tunai dan buku inspiratif. Selain itu, karya essay mereka juga dapat dibaca melalui link bit.ly/KompilasiEssayWFH.

Salsabila, sekretaris Divisi Minat Bakat HIMAKOM UMS berharap meski saat ini sedang dalam kondisi pandemic COVID-19, akan tetapi jangan sampai hal tersebut menghalangi niat mahasiswa untuk berkarya.

“Kami berharap agar pandemic COVID-19 ini tidak membuat mahasiswa menjadi tidak produktif dan tetap optimis melawan pandemic ini, sehingga masyarakat tetap bisa menjalani ramadhan dan segala kebaikannya, serta tetap semangat melawan COVID-19 di Indonesia”, harapnya.

HIMAKOM UMS selaku penyelenggara “Lomba Menulis #WriteFromHome” yang bekerjasama dengan Prodi llmu Komunikasi UMS, sangat berterimakasih untuk antusias dan semangat para peserta yang mengikuti lomba ini, serta kepada juri yang telah berkenan untuk membantu dalam mencari dan menilai karya terbaik dari essay yang dikirimkan oleh para peserta.

Dr. Dian Purworini S.Sos., M.M selaku Kepala Prodi Ilmu Komunikasi UMS menambahkan bahwa prodi sangat mendukung adanya kegiatan Lomba Menulis #WriteFromeHome. “Kalo dari Prodi intinya mendukung mahasiswa untuk mengasah skill menulis agar nanti bisa semakin termotivasi untuk terus berprestasi” tambahnya. (Tryvenya)