SURAKARTA – Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKI UMS), menerima kunjungan siswa TK BIAS Solo dan Klaten di Laboratorium Audio Visual Ilmu Komunikasi UMS, Rabu (6/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 40 siswa yang antusias belajar proses pembuatan film menggunakan teknologi green screen.

Dalam kegiatan praktik tersebut, para siswa mengenakan berbagai kostum karakter super hero seperti Spiderman, Batman, Black Panther, hingga Captain America. Anak-anak kemudian berdiri di depan kamera dengan latar belakang green screen yang secara real time menampilkan grafis sesuai karakter yang digunakan.

Melalui simulasi tersebut, siswa diajak memahami bagaimana proses rekayasa visual dalam film dilakukan menggunakan teknologi digital.

Kepala TK BIAS Solo, Ika Kurniawati menjelaskan bahwa metode pembelajaran di TK BIAS menerapkan konsep learning by doing, yaitu siswa belajar melalui praktik secara langsung.

“Anak-anak ingin diajarkan bagaimana proses pembuatan film yang selama ini mereka tonton. Harapannya siswa memahami bahwa apa yang dilihat di film, seperti seseorang bisa terbang atau mengeluarkan kekuatan tertentu, sebenarnya merupakan rekayasa menggunakan teknologi,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Program Studi Ilmu Komunikasi UMS, Andika Sanjaya menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan kerja sama yang telah terjalin dengan TK BIAS.

Ia menyebutkan bahwa kunjungan kali ini merupakan kunjungan ketiga dari TK BIAS ke Laboratorium Ilmu Komunikasi UMS.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan kerja sama yang sudah berjalan selama ini. Apa yang dipertontonkan dalam film-film sebenarnya merupakan hasil rekayasa dengan memadukan teknologi canggih,” jelasnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengenalan teknologi media dan industri kreatif kepada anak-anak sejak usia dini, sekaligus memberikan pengalaman edukatif yang menyenangkan melalui praktik langsung di laboratorium audio visual Ilmu Komunikasi UMS.

SURAKARTA – Sebanyak 7 mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Informatika Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKI UMS) mengikuti kegiatan internasional bertajuk International Leadership Mobility Program di Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), pada 3–10 Mei 2026.

Selama berada di Malaysia, para peserta tidak hanya merasakan pengalaman belajar di lingkungan akademik internasional, tetapi juga memperoleh berbagai materi penting seperti penulisan esai internasional, public speaking, hingga pelatihan riset ilmiah.

Menariknya, seluruh materi tersebut tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dikompetisikan. Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMS akan berkompetisi dengan peserta dari berbagai universitas lain, sehingga mendorong mereka untuk mengasah kemampuan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri di tingkat global.

Sekretaris Program Studi Internasional Ilmu Komunikasi UMS, Riski Apriliani, S.I.Kom., M.A., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal yang strategis dalam mendorong internasionalisasi program studi, khususnya melalui kelas internasional.

“Program ini menjadi langkah awal yang sangat penting bagi kelas internasional kami. Kami berharap kegiatan student mobility ini tidak berhenti di sini, tetapi dapat terus berlanjut dan berkembang, sehingga semakin banyak mahasiswa Ilmu Komunikasi UMS yang memiliki kesempatan belajar dan mendapatkan pengalaman akademik di luar negeri,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi dengan USIM menjadi salah satu program yang menarik karena mengintegrasikan aspek kepemimpinan (leadership) dalam pembelajaran.

“Materi leadership menjadi salah satu kekuatan utama dalam program ini. Hal ini penting untuk membekali mahasiswa, tidak hanya dalam memimpin orang lain, tetapi juga dalam mengelola diri sendiri sebagai individu yang adaptif, mandiri, dan siap menghadapi tantangan global,” tambahnya.

Dalam kurun waktu tujuh hari, mahasiswa mendapatkan pengalaman yang komprehensif, mulai dari proses pembelajaran di kelas internasional, praktik penulisan riset, hingga keterlibatan dalam kegiatan pengabdian masyarakat dalam skala internasional.

Riski juga mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya terhadap para mahasiswa yang terpilih.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme dan semangat belajar mahasiswa yang mengikuti program ini. Harapannya, mereka dapat menjadi representasi yang baik bagi UMS serta membawa pulang pengalaman dan wawasan yang dapat dibagikan kepada mahasiswa lainnya,” tutupnya.

(Risqi Sonjaya)

SURAKARTA – Roadshow Comfeast menyelenggarakan edukasi kreatif dengan berkolaborasi bersama Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Minggu (26/04/2026). Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan kemeriahan di kawasan Sunday Morning yang bertempat di Jalan Slamet Riyadi, tetapi juga membawa misi edukasi bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Acara ini dikemas secara interaktif dengan konsep edukasi yang melibatkan peserta secara aktif.

Koordinator acara menjelaskan bahwa roadshow ini dirancang sebagai bentuk sosialisasi program studi, khususnya Ilmu Komunikasi, kepada siswa SMA. “Kami ingin memberikan pemahaman kepada teman-teman siswa tentang Prodi Ilmu Komunikasi serta program studi lain yang ada di FKI. Konsepnya kami buat dalam bentuk diskusi agar mereka bisa lebih aktif terlibat,” ujar Sayid Anwar selaku Koordinator Acara Roadshow Comfeast.

Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong para siswa yang hadir di Sunday Morning agar terus berinovasi dan berkarya melalui perlombaan serta kegiatan positif lainnya. Sayid Anwar juga memaparkan rangkaian acara tersebut. “Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan materi yang dikemas dalam konsep sharing session, sehingga siswa dapat aktif berdiskusi dan bertanya. Selanjutnya, kami menyampaikan informasi terkait English Speech Competition beserta teknis dan persyaratannya. Kami juga menyosialisasikan kegiatan Fun Run UMS dan berbagai manfaat yang bisa diperoleh peserta. Di akhir sesi, kami membuka tanya jawab kembali untuk memperdalam pemahaman siswa, sekaligus memberikan hadiah spesial dari Prodi Ilmu Komunikasi,” ujarnya.

Ketua Umum Kegiatan Roadshow Comfeast, Avanno Syafani, menyampaikan bahwa latar belakang kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan FKI kepada masyarakat luas. “Kami ingin menunjukkan bahwa di FKI terdapat empat program studi, antara lain Ilmu Komunikasi, Informatika, Sistem Informasi, dan Artificial Intelligence. Selain itu, kami juga memperkenalkan UKM dan Ormawa yang ada di FKI kepada khalayak ramai,” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa respons pengunjung terhadap kegiatan ini sangat positif. “Antusiasme pengunjung sangat tinggi. Kami juga memberikan doorprize secara acak kepada pengunjung yang bersedia mengikuti permainan (games) yang kami adakan,” jelasnya.

Adapun target audiens dari kegiatan ini mencakup masyarakat umum, khususnya mereka yang memiliki ketertarikan terhadap dunia komunikasi dan informatika, serta calon peserta rangkaian kegiatan Comfeast yang meliputi kompetisi English Speech dan Fun Run.

Dengan konsep yang interaktif dan edukatif, Roadshow Comfeast x FKI di Sunday Morning tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga berhasil menciptakan ruang pembelajaran yang menyenangkan bagi para siswa dan masyarakat.

(Radik FM)

Surakarta – Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Workshop Penulisan Jurnal Ilmiah Internasional yang berlangsung di Harris Hotel & Convention Solo, Selasa (28/4). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen Prodi Ilmu Komunikasi FKI UMS sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas akademik dan peningkatan kualitas publikasi ilmiah internasional.

Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi UMS, Sidiq Setyawan, S.I.Kom., M.I.Kom, dalam sambutannya menegaskan pentingnya workshop ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas riset dan publikasi dosen.

“Semoga pelatihan ini membawa manfaat bagi kita semua. Harapannya nanti ada topik penelitian yang bisa dihasilkan, kemudian dapat berkembang menjadi penelitian kolaborasi dengan mahasiswa, hingga akhirnya bisa terbit di jurnal ilmiah internasional,” ujarnya.

Sidiq juga menambahkan bahwa keberadaan Program Studi Magister (S2) Ilmu Komunikasi UMS yang baru dibuka semakin memperkuat urgensi pengembangan budaya akademik berbasis penelitian dan publikasi bereputasi.

“UMS kini telah membuka Prodi Ilmu Komunikasi jenjang S2, sehingga kebutuhan akan publikasi ilmiah menjadi semakin penting dalam mendukung pengembangan akademik yang unggul,” tambahnya.

Workshop menghadirkan dua narasumber berpengalaman di bidang publikasi ilmiah dan riset komunikasi.

Pembicara pertama, Dani Fadillah, S.I.Kom., M.A., Ph.D, dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), memaparkan strategi penulisan letter to the editor sebagai salah satu peluang bagi akademisi untuk menembus jurnal internasional terindeks Scopus. Dalam sesinya, Dani menjelaskan pentingnya memahami format, argumentasi ilmiah, serta relevansi isu penelitian agar tulisan memiliki peluang lebih besar diterima di jurnal bereputasi.

Sementara itu, pembicara kedua, Dr. Fajar Junaedi, S.Sos., M.Si, dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), menyampaikan materi mengenai pemanfaatan bibliometrik dalam riset ilmu komunikasi. Fajar menekankan bahwa bibliometrik dapat menjadi pendekatan strategis dalam memetakan tren penelitian, menemukan celah riset, serta memperkuat kualitas kajian ilmiah berbasis data akademik global.

Melalui workshop ini, Prodi Ilmu Komunikasi FKI UMS menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem akademik yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi internasional. Diharapkan kegiatan ini mampu mendorong lahirnya lebih banyak penelitian berkualitas dari dosen maupun mahasiswa, sekaligus memperkuat posisi UMS dalam kancah pendidikan tinggi tingkat global.

(Rizqi Sonjaya)