Surakarta – Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Workshop Penulisan Jurnal Ilmiah Internasional yang berlangsung di Harris Hotel & Convention Solo, Selasa (28/4). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen Prodi Ilmu Komunikasi FKI UMS sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas akademik dan peningkatan kualitas publikasi ilmiah internasional.
Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi UMS, Sidiq Setyawan, S.I.Kom., M.I.Kom, dalam sambutannya menegaskan pentingnya workshop ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas riset dan publikasi dosen.
“Semoga pelatihan ini membawa manfaat bagi kita semua. Harapannya nanti ada topik penelitian yang bisa dihasilkan, kemudian dapat berkembang menjadi penelitian kolaborasi dengan mahasiswa, hingga akhirnya bisa terbit di jurnal ilmiah internasional,” ujarnya.
Sidiq juga menambahkan bahwa keberadaan Program Studi Magister (S2) Ilmu Komunikasi UMS yang baru dibuka semakin memperkuat urgensi pengembangan budaya akademik berbasis penelitian dan publikasi bereputasi.
“UMS kini telah membuka Prodi Ilmu Komunikasi jenjang S2, sehingga kebutuhan akan publikasi ilmiah menjadi semakin penting dalam mendukung pengembangan akademik yang unggul,” tambahnya.
Workshop menghadirkan dua narasumber berpengalaman di bidang publikasi ilmiah dan riset komunikasi.
Pembicara pertama, Dani Fadillah, S.I.Kom., M.A., Ph.D, dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), memaparkan strategi penulisan letter to the editor sebagai salah satu peluang bagi akademisi untuk menembus jurnal internasional terindeks Scopus. Dalam sesinya, Dani menjelaskan pentingnya memahami format, argumentasi ilmiah, serta relevansi isu penelitian agar tulisan memiliki peluang lebih besar diterima di jurnal bereputasi.
Sementara itu, pembicara kedua, Dr. Fajar Junaedi, S.Sos., M.Si, dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), menyampaikan materi mengenai pemanfaatan bibliometrik dalam riset ilmu komunikasi. Fajar menekankan bahwa bibliometrik dapat menjadi pendekatan strategis dalam memetakan tren penelitian, menemukan celah riset, serta memperkuat kualitas kajian ilmiah berbasis data akademik global.
Melalui workshop ini, Prodi Ilmu Komunikasi FKI UMS menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem akademik yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi internasional. Diharapkan kegiatan ini mampu mendorong lahirnya lebih banyak penelitian berkualitas dari dosen maupun mahasiswa, sekaligus memperkuat posisi UMS dalam kancah pendidikan tinggi tingkat global.
(Rizqi Sonjaya)
