Solo – Acara tahunan dari mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UMS bertajuk “Bingkai Kreasi 5” sukses digelar pada (16/07/2019). Bingkai Kreasi merupakan bentuk apresiasi karya mahasiswa yang mengambil mata kuliah fotografi. Bertempat di Coffca Kedai Kopi, Kartasura, acara berlangsung dengan meriah dan dihadiri puluhan mahasiswa dengan penuh antusias.

Bingkai Kreasi 5 mengambil tema “Manusia dan Hidupnya” berisi kumpulan foto human interest yang berbentuk buku foto (photo book) dengan judul yang sama. Seperti Bingkai Kreasi sebelumnya, di acara kali ini juga terdapat diskusi ringan dengan tema terkait fotografi dengan tiga pembicara yang memang sudah ahli di bidangnya yaitu Boy T. Harjanto yang merupakan fotografer dari EPA (Europe Pressphoto Agency), Maulana Surya yang merupakan fotografer dari Antara Foto, dan juga fotografer amatir Muhammad Ihsan Mulya Pratama.

Acara semakin meriah ketika memasuki penobatan juara kepada 3 kelompok photo story terbaik tahun ini. Juara 1 diraih oleh kelompok dengan judul foto “Sekolahku Tempat Eksplorasiku”, juara 2 diraih oleh kelompok dengan judul foto “Sakmadyone”, dan juara 3 diraih oleh kelompok dengan judul foto “Teduh Menjaga Tradisi”. Bingkai Kreasi 5 ditutup dengan acara launching Buku Foto dengan judul  “Manusia dan Hidupnya” oleh bapak Sidiq Setyawan, S.I.Kom., M.I.Kom untuk diserahkan secara simbolis kepada perwakilan angkatan 2017.

Penasaran nggak sih sama aktivitas mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UMS itu ngapain aja?
Nah sebenarnya, jadi mahasiswa Ilmu Komunikasi UMS itu asyik banget. Nggak cuma belajar di kelas, kita juga banyak kegiatan praktik di luar kelas. Bukan cuma mengasah keterampilan di bidang komunikasi kreatif, tapi juga mencari jati diri. Misalnya, hobi atau potensi diri apa yang belum atau bisa dikembangkan.

Solo – Prodi Ilmu Komunikasi UMS menyelenggarakan screening film reportase Srawung FKI 2019 pada (28-29/7) . Kegiatan yang berlokasi di Lapangan Psikologi ini merupakan kegiatan Matakuliah Reportase Penyiaran yang diambil mahasiswa ilmu komunikasi angkatan 2016.

Srawung merupakan istilah dari bahasa jawa yang berarti pertemuan atau berkumpul. Sesuai dengan maknanya, Srawung FKI bertujuan bukan hanya sekadar perjumpaan antar mahasiswa dan dosen namun memiliki nilai pembelajaran. Pemutaran hasil karya mahasiswa dalam kegiatan ini dilakukan agar mahasiswa mendapatkan pembelajaran terkait dengan evaluasi tugas, mendapatkan inspirasi dari hasil produksi kelompok lain serta saling mengapresiasi karya.

Ketua Panitia, Philip Nur Jamil, mengatakan selain menghargai karya mahasiswa Srawung FKI juga bertujuan untuk menjalin keakraban. “Dalam acara ini, semua yang hadir duduk di tikar. Baik dosen, mahasiswa atau tamu yang lain. Sehingga kita bisa lebih akrab dengan suasana yang santai dan nyaman,” kata dia menjelaskan.

Kegiatan ini diwarnai dengan pemutaran hasil produksi film, pertunjukan akustik serta awarding night sebagai apresiasi sekaligus menyemangati mahasiswa agar terus berkarya dan tidak hanya berhenti di tugas mata kuliah saja. Tim produksi yang mendapatkan award best of the best production dalam Srawung ini yaitu Kelompok Bayu Aji Pamungkas yang berjudul Menggembala Sapi di Alas Jati Juwangi.

 

Surakarta – Kamis (25/04/2019) jam 09.00 WIB, HIMAKOM bersama Prodi. Ilmu Komunikasi UMS mengadakan workshop CV dan surat lamaran kerja yang dihadiri sejumlah 56 mahasiswa Ilmu Komunikasi, bertempat di gedung J. Seminar Barat Fakultas Komunikasi dan Informatika UMS.

Workshop CV dan Surat Lamaran Kerja ini, berisi tentang bagaimana cara membuat surat lamaran kerja dan CV yang dapat menarik perhatian untuk melamar pekerjaan. Acara tersebut langsung dibuka oleh Kaprodi. Ilmu Komunikasi, Dr. Dian Purworini, S. Sos, dan dihadirkan seorang pembicara Savitri Endah Kusumowardani,  SH., Relation Officer PT. Bahtera Lintasbuana Jawa Tengah.

Workshop ini merupakan salah satu program dari Prodi. Ilmu Komunikasi UMS yang ditujukan kepada mahasiswa Ilmu Komunikasi UMS untuk membatu mereka dalam pemahaman penulisan CV dan surat lamaran kerja, agar tidak kaget ketika akan melamar pekerjaan dalam menghadapi dunia kerja nanti.

“Tips dalam pemuatan CV dan surat lamaran pekerjaan yaitu menarik; mudah difahami, jelas, dan tidak bertele-tele; serta tidak mengulang-ulang informasi”, jelas ibu Savitri dalam pemaparan informasi. Dia juga menyarankan kepada mahasiswa bahwa hal pertama yang dilihat dari CV dan surat lamaran pekerjaan tidak sekedar dari trend yang ada seperti good looking dan kepintaran saja, melainkan bagaimana cara berkomunikasi dan passion apa yang dimiliki,serta apakah seseorang tersebut dapat bekerja secara tim dan dapat menyesuaikan diri dimanapun dan kapanpun.