UMS-Himpunan Mahasiswa Komunikasi (Himakom) Fakultas Komunikasi Informatika Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengadakan Diskusi Jurnalistik di Ruang Seminar Fakultas Ekonomi UMS, Sabtu (12/11/2016).

Disamping diskusi, juga dilakukan bedah buku “Apakah Pekerjaan Jurnalis Masih Menarik?”.
Wakil Ketua Himakom FKI UMS, Fauroni Akhsan, mengatakan, diskusi ini digelar bekerja sama antara Himakom FKI UMS dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Solo.

Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk mengenalkan kepada mahasiswa tentang jurnalistik. Pasalnya, masih banyak mahasiswa yang belum mengetahui apa itu jurnalistik.

“Kita juga ingin mengangkat bahwa jurnalistik di kampus belum terlalu di ekspos (dikenal),” kata Fauroni.
“Jadi kita butuh referensi (jurnalistik) dari relasi yang bergerak dibidangnya,” ungkap mahasiswa semester V.
Diskusi jurnalistik dimulai pukul 09.45 WIB menghadirkan dua pembicara, yakni Ketua PWI Jawa Tengah, Amir Machmud dan Ketua PWI Solo, Anas Syahirul.

Ketua PWI Solo, Anas Syahirul, mengatakan, wartawan merupakan profesi yang mengasikkan. “Bagaimana kita berinteraksi beragam jenis manusia dari yang baik sampai koruptor,” katanya.(*)

Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi UPI menerima kunjungan dari Himpunan Ilmu Komunikasi UMS (Universitas Muhammadiyah Surakarta), Rabu pagi (5/10). Kunjungan tersebut juga dihadiri dan diterima oleh dosen Departemen Ilmu Komunikasi UPI Heni Nuraeni Zaenudin, M.Ikom, di ruang 5.30 Fakultas Pendidikan Ilmu Pendidikan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Ketua Umum Himakom UMS menyampaikan tujuan kunjungan ke UPI kali ini yaitu dalam rangka studi banding serta berbagi pengalaman terkait dalam mengelola organisasi. Selain itu kehadirannya dijadikan ajang silaturahim kepada sesama Mahasiswa Ilmu Komunikasi. Ia pun mengatakan begitu senang kehadirannya telah diterima dengan baik oleh Mahasiswa Ilmu komunikasi UPI. “Kami syukur alhamdulillah telah di terima dengan baik di sini, terima kasih”. Ujar Mahendra.

Selain itu, M. Endriski selaku ketua BEM Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi mengatakan dengan hadirnya Himakom UMS di jadikan sebagai ajang membangun jejaring bagi para pengurus Himikasi. Ia pun mengatakan bahwa Himakom UMS bahkan lebih banyak belajar dari kita, salah satu nya tentang sistem kaderisasi yang menjadi daya tarik mereka. Mengingat pengurus Himikasi baru di lantik beberapa minggu yang lalu.
“Kita dapat jejaring baru, walaupun mereka lebih banyak belajar dari kita. Tetapi, ada satu nilai juga yang kita ambil” Ujar Endriski.

Acara yang berlangsung dari pukul 10.00 wib hingga 12.00 wib tersebut berjalan dengan baik, karena hadirin begitu antusias dengan apa yang dipresentasikan masing-masing Ketua Pengurus Himpunan. Sehingga pada sesi tanya jawab, tidak dilewatkan begitu saja. Masing-masing mewakilkan Himpunannya mengajukan pertanyaan kepada pihak yang ditanyakan. Salah satu nya, Mustafa Kamal yang bertanya terkait pengelolaan media di Himakom UMS seperti apa. Karena menurutnya dengan mengajukan pertanyaan, ia berharap mendapatkan sesuatu hal yang dapat menginspirasi Himikasi.

Pada akhir acara, masing-masing Himpunan memberikan plakat untuk diberikan sebagai tanda ucapan terima kasih sekaligus menjadi kenang-kenangan. Setelah itu mereka foto bersama di salah satu gedung bersejarah yaitu Villa Isola yang dijadikan sebagai ikon Universitas Pendidikan Indonesia. Setelah berakhirnya acara, ketua BEM Himikasi mengantarkan tamu dari UMS tersebut ke tempat pelataran Parkir dan selanjutnya mereka menuju ke Trans Studio Bandung untuk melanjutkan perjalanan Studi mereka. (Muhammad Taufik Isnaini)

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Universitas Muhammadiyah Surakarta berencana menganugerahkan gelar doktor kehormatan atau Doktor Honoris Causa (HC) kepada Najwa Shihab. “Kita memandang Najwa karena dinilai mempunyai prestasi yang luar biasa,” ungkap Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof Bambang Setiaji, Senin(17/10/2016).

Najwa akan diberi doktor kehormatan di bidang hukum. Menurut Bambang, sebelumnya UMS telah memberikan gelar Doktor HC di bidang hukum kepada jurnalis senior Sukarni Ilyas atau yang terkenal dengan nama Karni Ilyas di 2013.

“Saat ini sedang kami negosiasikan dengan yang bersangkutan terkait dengan pemberian gelar tersebut, semoga bisa tahun ini,” tambah Bambang.
Menurut Bambang, sosok Najwa adalah sosok jurnalis yang sudah mencapai puncak karier. Wawasan dan pengetahuan yang dimiliki Najwa sangat luar biasa.
“Dia sudah mewawancara seluruh pimpinan di negeri ini, pertanyaan yang diajukan Najwa sangat tajam, bahkan sampai membuat narasumbernya tidak berdaya,” imbuh Bambang.

Najwa juga pernah hadir di UMS dalam meet and greet beberapa waktu lalu. “Yang hadir luar biasa banyak, yang mengidolakan sangat banyak sekali dari mahasiswa UMS sini,” kata Bambang.

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO – Masih dalam rangkaian memperingati Milad ke-58, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) akan mengadakan jalan sehat, Minggu (16/10/2016). Jalan sehat tersebut akan diikuti oleh 7.000an peserta yang berasal dari civitas akademika UMS dan tamu undangan.

“Ini diikuti oleh civitas akademika UMS beserta keluarga, lalu kami juga mengundang dari pengurus Muhammadiyah dan mitra dari UMS,” kata Staf Humas UMS, Budi Santoso, Jumat (14/10/2016).
Menurut, Budi jalan sehat ini merupakan puncak dari kegiatan Milad ke-58 UMS. “Semoga ini juga bisa menjadi ajang untuk silaturahmi antar karyawan, ” tambahnya.

Selain itu, Budi berharap jalan sehat tersebut bisa menjadi ajang untuk lebih mengenalkan UMS ke khalayak umum.
“Jadi nanti jalannya keluar kampus sehingga bisa lebih mengenalkan UMS ke masyarakat,” imbuh Budi. Jalan sehat tersebut nantinya akan mengambil start dan finish di Gedung Induk Siti Walidah UMS.

“Acara dimulai pukul 06.00 WIB pagi dengan hadiah utama dua sepeda motor,” tambah Budi.
Selain pembagian doorprice, pascajalan sehat juga diisi dengan hiburan dan pembagian hadiah lomba-lomba yang merupakan rangkaian dari kegiatan Milad. (*)