Yogyakarta — Kelompok mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) keluar sebagai runner up kompetisi podcast dalam gelaran MIKom Fest 2025. Prestasi membanggakan ini diperoleh dalam gelaran bertajuk “Be Bold Digital Leaders: Beyond and Innovation” yang diikuti 179 peserta dari 17 universitas di seluruh Indonesia.

Kompetisi podcast ini merupakaian salah satu kategori lomba yang dipertandingkan Sabtu, tanggal 8 November 2025, di Kampus 4 Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Kategori lain antara lain Brief Case Analysis, News Anchor Competition, Three Minute Creative Research, dan Digital Leadership Presentation.

Tim Alpha

Prodi Ilmu Komunikasi UMS memberangkatan delegasi dengan nama kelompok “Tim Alpha”. Kelompok ini terdiri dari tiga mahasiswa prodi, antara lain Dzaky Zaura, Rikko Fajar Nugraha, dan Roni Ari Fauzi.

Ketua Prodi Ilmu Komunikasi UMS, Sidiq Setyawan, S.I.Kom., M.I.Kom. mengaku bangga dengan prestasi mahasiswa tersebut. “Saya mewakili institusi tentunya bangga atas pencapaian tersebut, apalagi ini percobaan kedua setelah tahun sebelumnya kami mencapai finalis. Alhamdulillah tahun ini kita meraih juara 2 dengan formulasi baru,” ujar Sidiq.

Tim podcast ini mengangkat topik kepemimpinan dan berupaya membuat konten lebih segar dan inklusif dengan menyertakan unsur komedi. Tim Alpha hanya memiliki waktu persiapan yang singkat, yakni kurang dari satu bulan dengan intensitas pertemuan latihan yang minim.

Selama proses tersebut, tim mendapat dukungan penuh dari program studi (prodi), termasuk penyediaan sarana penting seperti laboratorium studio, transportasi, biaya pendaftaran, serta dukungan mental berupa afirmasi positif. Oleh karena itu, prestasi ini menjadi buah keberhasilan upaya mereka selama ini.

Tim Alpha juga tengah mengembangkan podcast lain berjudul “Podcast Kamar Kos,” yang dapat diakses melalui Spotify. Ketiganya sepakat berharap agar prodi terus memfasilitasi dan mengapresiasi prestasi mahasiswa Ilmu Komunikasi UMS di masa depan.

 

Andika Sanjaya

SURAKARTA – Antusiasme tampak jelas di wajah para siswa kelas XII SMAN Mojogedang Karanganyar saat mengikuti kegiatan berbagi inspirasi bersama mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Reva Berliani Syahla Deni Arvida dan Hian Risnandar menginisiasi program pengabdian masyarakat bertema “Peningkatan Pendidikan di SMAN Mojogedang untuk Menunjang Minat Melanjutkan ke Perguruan Tinggi melalui Presentasi Sharing Session.”

Kegiatan yang dilaksanakan Minggu, tanggal 9 November 2025, bertujuan menumbuhkan motivasi dan membuka pandangan baru tentang arti penting pendidikan tinggi. Dalam sesi tersebut, tim pengabdian yang berisikan mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi dan Geografi UMS mengajak para siswa untuk berani bermimpi besar dan melanjutkan kuliah, meskipun menghadapi keterbatasan.

Keduanya menekankan bahwa perguruan tinggi bukan hanya tempat untuk memperoleh ilmu, melainkan ruang untuk menempa diri, memperluas relasi, serta menyiapkan masa depan yang lebih baik. “Kuliah bukan hanya tentang gelar, tapi tentang bagaimana kita belajar menjadi manusia yang lebih bermanfaat,” ungkap Hian.

Melalui kisah perjalanan akademik dan pengalaman organisasi di UMS, kedua mahasiswa tersebut membuktikan bahwa keberhasilan tidak ditentukan oleh latar belakang ekonomi, tetapi oleh semangat dan kerja keras. Reva turut berbagi pengalamannya mendapatkan beasiswa prestasi dari pemerintah sebagai bukti nyata bahwa peluang selalu terbuka bagi siapa pun yang berusaha.

Inspirasi dan Motivasi

“Selama ada tekad dan usaha, kesempatan untuk mendapatkan beasiswa selalu terbuka. Saya sendiri bisa kuliah dengan bantuan beasiswa prestasi dari negara,” ujar Reva. Sesi sharing berlangsung interaktif, dengan banyak siswa yang antusias bertanya mengenai tips memilih jurusan, cara memperoleh beasiswa, hingga bagaimana menyesuaikan diri di dunia perkuliahan.

Momen ini menjadi ruang dialog yang mendorong siswa untuk mulai merencanakan masa depan pendidikan mereka sejak dini. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN Mojogedang, Sutopo, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang dinilai sangat memotivasi siswanya. “Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk membuka pola pikir anak-anak kami agar lebih siap menghadapi masa depan,” katanya.

Program pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi UMS, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa UMS berupaya berkontribusi nyata dalam meningkatkan semangat belajar dan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Karanganyar.

 

SURAKARTA – Himpunan Mahasiswa Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (Himakom UMS) sukses menggelar Seminar Nasional Trifuego Fest 2025 dengan tema “Berdaya Lewat Kata: Retorika dan Personal Branding dalam Kepemimpinan Publik” pada Sabtu (25/10/2025). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pascasarjana, Gedung L lantai 5 Fakultas Psikologi Kampus 2 UMS ini menjadi ajang kolaborasi inspiratif antara akademisi, praktisi, dan tokoh publik.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, hadir sebagai salah satu narasumber utama. Dalam pemaparannya, Astrid menekankan pentingnya retorika sebagai kunci dalam membangun personal branding di era digital. Ia juga mendorong mahasiswa agar tidak ragu menampilkan diri secara positif di media sosial.

“Retorika bisa menjadi bekal untuk berkomunikasi dengan lebih efektif dan profesional, serta menjadikan seni berkomunikasi sebagai bagian penting dalam perjalanan menuju kesuksesan,” ujar Astrid.

Selain Astrid, seminar ini juga menghadirkan Davin Widistra Wibowo, seorang Professional Voice Over Talent, yang membawakan materi bertajuk “Personal Branding lewat Voice Over Talent.” Davin menjelaskan bahwa membangun citra diri tidak selalu harus dengan tampil di depan publik, tetapi juga bisa dilakukan melalui kemampuan suara.

“Ketika kita menampilkan identitas diri, pengetahuan serta kemampuan yang dimiliki menjadi faktor yang membedakan kita dari orang lain,” jelas Davin.

Acara ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi UMS, tetapi juga peserta dari beragam jurusan, perguruan tinggi sekitar Solo Raya, hingga masyarakat umum. Para peserta antusias mengikuti sesi diskusi interaktif, tanya jawab, dan networking bersama para narasumber.

Trifuego Fest merupakan agenda tahunan yang tidak hanya menjadi wadah pengembangan pengetahuan, tetapi juga ruang inspiratif bagi mahasiswa untuk berjejaring dan mengasah kemampuan komunikasi publik.

Dengan mengangkat tema seputar retorika dan personal branding, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat generasi muda untuk tampil percaya diri, komunikatif, dan berdaya saing di ranah publik maupun profesional. (Risqi Sonjaya)

   

Surakarta — Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMS, Farhan Abadie berhasil menjuarai Lomba Opini Nasional VISION 2025 yang diselenggarakan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) VISI, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sebelas Maret (UNS).

Lomba yang mengusung tema “Tantangan dan Kolaborasi: Menulis Kreatif di Era AI” tersebut diikuti berbagai kategori peserta. Para peserta berasal dari pelajar sekolah menengah atas, mahasiswa, hingga masyarakat umum dari seluruh Indonesia. Tahap penjurian dilaksanakan pada 28–31 Oktober 2025, setelah periode pendaftaran dua gelombang yang berlangsung sejak 23 hingga 30 Oktober 2025.

Dalam pengumuman pemenang lomba pada puncak acara pada tanggal 1 November 2025, Farhan Abadie berhasil meraih juara pertama dalam kompetisi bergengsi ini. Kemenangan ini diraih Farhan berkat gagasan briliannya yang dituangkan dalam tulisan opini.

“Alhamdulillah, prestasi ini menegaskan kualitas dan daya saing akademik mahasiswa UMS, khususnya dalam bidang penalaran dan kemampuan menuangkan gagasan kritis mengenai isu-isu kontemporer yang relevan dengan perkembangan teknologi,” ujar Ketua Program Studi Sidiq Setyawan, S.I.Kom., M.I.Kom. Sidiq mengapresiasi prestasi mahasiswa-mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi dan berupaya mendukung mereka dalam beragam kesempatan.

 

Andika Sanjaya