Surakarta — Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyambut kunjungan studi banding dari delegasi Program Studi Ilmu Komunikasi Buddha Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya. Kunjungan tersebut dijadwalkan pada Selasa pagi, tanggal 25 November 2025, di Ruang Sidang Gedung J Fakultas Komunikasi dan Informatika.

Delegasi kampus asal Wonogiri tersebut membahas kiat-kiat pengelolaan prodi kaitannya dengan LAMSPAK (Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi). Baru-baru ini Prodi Ilmu Komunikasi UMS berhasil mempertahankan Akreditasi Unggul LAMSPAK.

Delegasi (STABN) Raden Wijaya disambut hangat oleh Ketua Prodi Ilmu Komunikasi UMS, Sidiq Setyawan, S.I.Kom., M.I.Kom. Wakil Dekan 1 FKI Endang Wahyu Pamungkas, S.Kom., M.Kom., Ph.D. dan Gugus Penjaminan Mutu (GJM) FKI Maryam, S.Kom., M.Eng juga turut hadir dalam kesempatan tersebut.

“Kami menyambut hangat kunjungan studi banding ini. Semoga silaturahim ini terus berlanjut dan kami mendoakan kelancaran akreditasi STABN tahun depan,” ujar Sidiq.

 

Andika Sanjaya

 

Yogyakarta — Mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah nasional. Kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Tim Soca Parfum meraih meraih Silver Medal dan penghargaan Best Poster dalam ajang Business Plan National Competition Cipta Nusantara Fest Yogyakarta Vol. 2 2025.

Tim yang terdiri dari Aditiya Ihza Mahendra, Iman Syahputra, Bagas Hanif Bahtiar, Alya Luthfiyyah Ramadhani, dan Rohima Madya Kusuma ini sukses menyajikan ide bisnis yang inovatif dan presentasi visual yang memukau. Cipta Nusantara Fest merupakan kompetisi yang terselenggara berkat sinergi antara Eduhub Incubator dan MCC Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Kompetisi mahasiswa yang digelar pada tanggal 15–16 November 2025 tersebut bertujuan mencetak generasi berdaya saing untuk Indonesia. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kemampuan mahasiswa Ilmu Komunikasi UMS dalam memadukan kreativitas ide bisnis dengan keterampilan komunikasi visual yang efektif.

“Alhamdulillah, prestasi ini merupakan prestasi yang membanggakan di level nasional. Kami bersyukur mahasiswa semakin percaya diri untuk mengikuti lomba-lomba di bidang komunikasi,” pungkas Ketua Program Studi Sidiq Setyawan, S.I.Kom., M.I.Kom.

 

Andika Sanjaya

Karanganyar — Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu (TKIT) Brilisch mengadakan kegiatan pelatihan dengan tema “Pengembangan Literasi Digital dan Kompetensi Komunikasi Guru,” di Ruang Sekolah Gedung Brilisch Karanganyar, Jumat (14/11/2025). Kegiatan pelatihan ini merupakan program pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh tiga dosen Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dengan mitra TK di Karanganyar tersebut. Pemaparan materi kepada peserta disampaikan oleh tiga narasumber yang merupakan dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Rintisan Teknologi Digital

Kepala Sekolah TKIT Brilisch, Chotimah Ari Wulandari, S.Pd, menjelaskan bahwa acara ini dihadirkan sebagai ruang pembelajaran sekaligus pelatihan peran guru dalam mengembangkan TKIT Brilisch di Tengah kemajuan digital yang semakin cepat.

“Kami ingin memberikan kompetensi terbaik guru-guru disini, walaupun kita baru merintis TKIT Brilisch ini dari awal. Namun saya mau dengan bantuan teknologi digital sekarang bisa membantu kami dalam berkembang” ungkapnya. Fokus utama kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi digital dengan bijak dan efektif, serta mengembangkan keterampilan komunikasi yang kreatif.

Pemaparan materi terkait “Literasi dan Etika Digital” disampaikan oleh Yudha Wirawanda, S.I.Kom., M.A. Yudha memberikan pemahaman mendalam tentang keamanan daring, penggunaan internet yang bijak, dan etika professional dalam berkomunikasi di dunia maya.

Materi selanjutnya dilakukan bersamaan dengan uji coba praktik langsung oleh guru-guru TKIT Brilish. Sesi terpisah ini dipandu oleh Dr. Andika Sanjaya, M.Si. dengan materi “Optimalisasi Media Sosial untuk Promosi Sekolah” dan Mulia Ramdhan Fauzani, S.I.Kom., M.Sc. dengan materi “Public Speaking”.

Kegiatan berjalan dengan interaktif, ditandai sesi diskusi, praktik komunikasi efektif, hingga penerapan pemanfaatan media digital dalam pembelajaran. Para peserta menyambut baik kegiatan ini dan berharap pelatihan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

 

Elin Apriliyani & Ibnu Kusuma

SURAKARTA — Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMAKOM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Trifuego Fest 2025 dengan tema “Berdaya Lewat Kata: Retorika & Personal Branding dalam Kepemimpinan Publik,” di Ruang Pascasarjana Psikologi UMS, Minggu (25/10). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian utama dari Trifuego Fest, program kerja tahunan HIMAKOM UMS yang bertujuan memperluas wawasan mahasiswa serta masyarakat umum di bidang komunikasi, kepemimpinan, dan pengembangan diri.

Ketua Pelaksana, Fersa Maulana Wahid, menjelaskan bahwa acara ini dihadirkan sebagai ruang pembelajaran inspiratif dan relevan dengan kebutuhan generasi muda di tengah dinamika komunikasi publik yang semakin cepat.

“Kami ingin membekali mahasiswa dengan kemampuan berkomunikasi efektif, berpikir kritis, serta membangun citra diri yang kuat sebagai calon pemimpin masa depan. Kegiatan ini juga bentuk kontribusi HIMAKOM UMS untuk meningkatkan kualitas akademik dan soft skill mahasiswa,” ungkapnya.

Menurut Fersa, tema tentang retorika dan personal branding dipilih karena keduanya merupakan kunci penting dalam membangun kredibilitas dan pengaruh seorang pemimpin publik.

“Retorika bukan sekadar soal berbicara, tetapi tentang membangun kepercayaan dan makna lewat kata-kata,” lanjutnya.

Proses pemilihan narasumber dilakukan secara selektif. Tahun ini, seminar menghadirkan dua pembicara utama: Astrid Widayani, Wakil Wali Kota Surakarta yang juga dikenal sebagai sosok perempuan inspiratif di bidang pemerintahan dan komunikasi publik, serta Davin Widistra, seorang voice over artist profesional yang telah terlibat dalam berbagai proyek iklan merek ternama. Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi, dengan jumlah pendaftar yang melampaui ekspektasi panitia. Peserta datang tidak hanya dari UMS, tetapi juga dari berbagai universitas lain di Indonesia serta masyarakat umum.

“Hal ini menunjukkan bahwa tema yang kami angkat sangat relevan dengan minat mahasiswa dan publik terhadap isu komunikasi serta kepemimpinan,” ujar Fersa.

Koordinator Sie Acara, Sanikhi Malikhah, menambahkan bahwa teknis pelaksanaan seminar dijalankan melalui koordinasi lintas divisi. Penanggung jawab seminar nasional, Niam Thoriq, dari Divisi Keilmuan dan Pengembangan turut berperan penting dalam pengaturan alur acara. Ia juga mengungkapkan tantangan terbesar panitia, yakni perubahan mendadak lokasi acara karena kendala teknis.

“Kami sempat harus mencari tempat baru di tengah banyaknya gedung yang sudah di-booking. Alhamdulillah akhirnya bisa mendapat ruangan di Pascasarjana. Selain itu, kami juga menyesuaikan waktu dengan jadwal padat Bu Astrid, tapi semuanya berjalan sesuai harapan,” tuturnya.

Dukungan penuh datang dari Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas, hingga pihak Universitas. Prodi membantu kelancaran teknis, sementara fakultas menyediakan tempat, dan universitas turut mempublikasikan acara. Panitia juga aktif melakukan promosi melalui berbagai media sosial seperti TikTok, Instagram, WhatsApp, serta bekerja sama dengan media partner di dalam dan luar Solo.

Segmen paling berkesan bagi peserta adalah saat para pembicara membawakan materi dan sesi tanya jawab. Beberapa peserta bahkan meminta praktik langsung dari Davin Widistra tentang teknik voice over yang benar. Sebagai penutup, Fersa maupun Sanikhi menyampaikan rasa bangganya terhadap seluruh tim panitia.

“Prosesnya tidak mudah, tapi semangat kebersamaan membuat acara ini sukses. Ini menjadi pengalaman berharga tentang arti tanggung jawab, kepemimpinan, dan kolaborasi. Kami ingin acara ini menjadi titik awal bagi generasi muda untuk lebih percaya diri, berani tampil, dan membawa perubahan positif di mana pun berada,” ujarnya.

Radik FM