Studi Banding Prodi Ilmu Komunikasi UMS ke UII Perkuat Sinergi Akademik

Yogyakarta, 21 Agustus 2025 – Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melakukan studi banding ke Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Kamis (21/8). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi akademik, khususnya dalam pengelolaan program studi, pengembangan kurikulum, hingga peningkatan fasilitas laboratorium.

Rombongan UMS yang terdiri dari dosen Ilmu Komunikasi dan tenaga kependidikan Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) disambut langsung oleh jajaran pimpinan Prodi Ilmu Komunikasi UII, antara lain Ketua Jurusan Program Studi Ilmu Komunikasi UII, Iwan Awaluddin Yusuf, S.IP., M.Si., Ph.D, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Program Sarjana, Dr. Zaki Habibi, S.I.P., M.Comms, dan Plt. Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Program Magister, Prof. Dr. Subhan Afifi, S.Sos., M.Si., beserta dosen dan tenaga kependidikan Prodi Ilmu Komunikasi UII.

Dalam sesi diskusi, kedua belah pihak membahas berbagai strategi pengelolaan program studi, mulai dari kurikulum, kelulusan tepat waktu, hingga pengelolaan laboratorium. Setelah itu, rombongan UMS berkesempatan meninjau fasilitas pembelajaran di Prodi Ilmu Komunikasi UII, seperti ruang pusat dokumentasi media alternatif dan laboratorium praktikum mahasiswa.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UMS, Sidiq Setyawan, S.I.Kom., M.I.Kom., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas penyambutan yang hangat dari pihak UII.

“Kami berterima kasih telah diterima dengan baik. Harapannya, kedua program studi bisa menjalin kerjasama lebih luas, baik dalam riset, publikasi, maupun bentuk kolaborasi lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Zaki Habibi, S.I.P., M.Comms., menekankan pentingnya esensi kegiatan studi banding sebagai ruang untuk saling belajar dan tumbuh bersama.

“Kunjungan seperti ini bukan hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga membuka peluang kerjasama akademik maupun non akademik ke depan,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, kedua program studi berharap dapat membangun jejaring yang lebih kuat dalam pengembangan akademik, riset, dan inovasi pendidikan komunikasi di masa mendatang.

 

(Risqi Sonjaya)